Pagi pagi tadi seorang sahabat seperjuangan menelpon.
dia baru saja kalah dalam babak final sebuah kompetisi(lagi)..
Kami ngobrol ngalor ngidul.
Diantaranya tentang bagaimana memperlakukan sebuah kompetisi disain
Saya sedikit menyalahkannya karena mendisain sesukanya tanpa melihat juri2nya yang berasal dari jaman dinosaurus.
Dia segera ngotot bahwa begitulah seharusnya memperlakukan kompetisi.
Setelah saya pikir2 benar juga kata dia,
Saya kan dulu juga berpikir begitu.
kenapa sekarang saya jadi mikir begini..
kadang2 pekerjaan kami seperti pelacur..
melayani nafsu klien dan bos tanpa boleh protes..
kompetisi adalah masturbasi..
saat dimana kita bisa menyalurkan syahwat tanpa perlu memikirkan kenikmatan orang lain..
biar g jadi bisul..
yang penting puas,
sukur2 menang.
wong sudah habis2an melayani nafsu para juri pun belum tentu menang.
padahal sudah pasti tak puas..
Jumat, 18 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar